Yogyakarta – Mantan Ketum PP Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, berharap masyarakat tak terbelah hanya karena perbedaan pilihan di Pilpres 2019. Dia meminta segenap elemen masyarakat menjaga persatuan bangsa dan negara.

“Ya saya rasa begini aja lah. Kita kembali kepada… Menghidupkan kembali semangat persaudaraan sebangsa, senegara,” ujar Buya Syafii usai bedah buku ‘Krisis Arab dan Masa Depan Dunia Islam’ di Gedung Pascasarjana UMY, Jumat (1/3/2019).

Buya Syafii mengingatkan bahwa Pemilu 2019, baik Pilpres maupun Pileg adalah pesta demokrasi lima tahunan. Oleh karenanya, dia meminta masyarakat untuk tidak serius dengan menganggap adanya situasi yang mengkhawatirkan.

“Sebab, pemilu, pileg, pilpres itu kan ritual lima tahunan. Jangan dianggap terlalu serius. Kalau kita tidak suka dengan pemimpin diganti nanti (lewat mekanisme pemilu). Demokrasi itu melatih orang untuk sabar,” tuturnya.

Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini menegaskan bahwa setiap orang bebas menentukan pilihannya. Dia berharap masyarakat bersabar dengan menyalurkan suaranya di bilik.

“Jadi jangan main-main, grusa-grusu bahasa Jawa-nya itu ya. Tapi tunggu (kalau ingin adanya pergantian pemimpin lewat mekanisme pemilu), itu saja. Jadi mari kita…. Jangan terlalu serius lah,” tutupnya.

Sumber: https://news.detik.com/berita-jawa-tengah/d-4449129/buya-syafii-beri-pesan-agar-pemilu-2019-aman-jangan-terlalu-serius-lah?tag_from=wp_nhl_judul_29&_ga=2.86727832.109922782.1551412664-1869248648.1539413857