Persoalan pencegahan radikalisme  dan ekstremisme di indonesia diharapkan di lakukan oleh semua pihak, tak terkecuali bagi Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama.

Sebagaimana disampaikan oleh Dr. Zuly Qodir dalam External Peer Review “Penelitian Peran Organisasi Islam Moderat dalam Menangkal Ekstremisme Kekerasan: Studi Kasus Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah”  pada Kamis, (5/9) di Hotel Ibis Tamarin Jakarta.

Dr. Zuly Qodir menerangkan Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama menjadi ormas yang memiliki peran penting dalam mencegah ekstremisme. Mayoritas penduduk Islam di Indonesia tidak  setuju dengan ekstremisme, oleh sebab itu perlu kerjasama dari semua elemen masyarakat.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) sebagai upaya membuka mengeksplorasi rekomendasi kebijakan yang dapat dilakukan pemerintah berdasarkan hasil temuan penelitian. External Peer Review juga menghadirkan perwakilanpemerintah, akademisi, praktisi, ahli, dan media.

.