Forum Diskusi Seminar

UMY Lepas 943 Wisudawan, Rektor Minta Jangan Lupakan Kredo Kampus

Sebagai lembaga pendidikan yang bertumpu kepada Islam, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berupaya mengembangkan ilmu agama, pengetahuan, teknologi, dan seni sebagai pusat kegiatan. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, UMY memiliki kredo Unggul dan Islami yang diharapkan mampu meluluskan mahasiswa dengan memiliki skill tanpa mengesampingkan ke Islaman. Read more

Universitas Muhammadiyah Bakal Berdiri di Thailand dan Malaysia

Perkenalan berbagai program universitas Muhammadiyah di Malaysia dan Thailand membuat ekspansi pendidikan tinggi akan dilakukan ke dua negara tersebut.
Rencana ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, usai melantik Sukadiono sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya periode 2016-2020 di Surabaya, Sabtu (10/12/2016).
“Ini era MEA, era perdagangan bebas. Kalau Indonesia defensif akan menjadi serbuan pihak asing sebagai pasar untuk bidang ekonomi maupun pendidikan. Paradigma itu harus diubah ke opensif,” kata Haedar kepada Surya. Read more

Prof Musa Asy’ari : Tidak Perlu Modal Jadi Sociopreneur

Gerakan Sociopreneur sudah semakin banyak akhir-akhir ini. Makin banyak yang sadar akan arti dari Sociopreneur yang dapat menyelesaikan masalah sekaligus membuka bisnis. Sociopreneur adalah entrepreneur (pengusaha) yang mengedepankan penyelesaian masalah sosial. Jadi, dalam sociopreneur dibentuknya perusahaan atau unit usaha adalah untuk menyelesaikan masalah soisal dan membuat perubahan sosial di lingkungannya. Selain itu, kebanyakan sociopreneur juga punya ketertarikan yang kuat dengan komunitas atau lingkungannya.

Hal ini juga yang coba dibagikan oleh Prof. Musa Asy’ari, dengan tema social entrepreneur dalam Yudisium dan kuliah akhir program Pasca sarjana di Ruang Sidang Amphiteater lt.4 Pascasarjana pada Jumat (10/2). Musa membagikan pengalamannya menjadi seorang Sociopreneur. Read more

Ujian Naskah Disertasi “Promovendus Titin Rohayatin”

Yogyakarta, pada hari Senin 23 Januari 2017 telah diselenggarankan Ujian Naskah Disertasi (Pendahuluan) mahasiswa S3 Politik Islam atas nama Titin Rohayatin [20132020008] dengan judul Penyelenggaraan Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Kota Bandung (Studi Pelayanan Izin Penyelenggaraan Reklame Pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu) yang bertempat di Ruang Study Hall Gedung Pascasarjana UMY Lantai 1. Read more

Ini Kata Guru Besar HI UMY Soal Dampak Hubungan Internasional Indonesia Australia Pasca Penghinaan Terhadap Pancasila

BANTUL – Isu pelecehan Pancasila yang dilakukan oleh Militer Australia berawal saat Komando Pasukan Khusus (Kopassus) mengadakan latihan bersama. Seorang instruktur bahasa dari Kopassus menemukan materi pelatihan yang dinilai menghina Indonesia. Hal itu berlanjut pada reaksi TNI yang menghentikan sementara kerja sama militer dengan militer Negeri Kangguru itu.

Prof. Tulus Warsito, Guru Besar Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengatakan, dalam melihat permasalahan tersebut kita harus mulai melihat dari hubungan Australia dan Indonesia yang memiliki hubungan sangat dekat, baik dari segi geografis, maupun kedekatan ekonomi. Read more

Kawal Kebijakan Pemerintah, Ilmuwan Harus Jadi Oposisi

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sejumlah harga kebutuhan pokok di Indonesia terus naik. Di sisi lain, pemerintah juga bakal menaikkan tarif biaya pengurusan kendaraan.

Akademisi yang tergabung dalam Forum Ilmuwan Indonesia (FII) menilai langkah pemerintah menaikkan sejumlah tarif menjadi kebijakan tidak populer. Di sisi lain, tak ada partai politik di DPR yang lantang menyampaikan kritik sebagai penyeimbang kebijakan. Read more

Konflik Antaragama di ASEAN Perlu diselesaikan Melalui Dialog

Konflik antara hubungan Islam dan Buddha yang sedang terjadi di kawasan Asia Tenggara akhir-akhir ini, perlu diselesaikan melalui dialog antaragama. Seperti yang dijelaskan oleh Imtiyaz Yusuf, Ph. D., saat memberikan penjelasan kepada peserta Mahathir Global Peace School (MGPS) ke-5 di Gedung AR Fachruddin A lantai 5 Kampus Terpadu UMY, Jum’at (2/12). Yusuf mengatakan bahwa dialog antar dan intra-agama bisa membantu menyelesaikan kesalahpahaman antaragama yang menimbulkan konflik, Read more

Dialog Antar Agama Dinilai Bagus Sebagai Konsep Perdamaian

Dialog antar agama merupakan konsep perdamaian yang bagus, yang bisa dilakukan dalam rangka mewujudkan perdamaian dunia. Hal ini karena dalam dialog antar agama tersebut, antar umat beragama dituntut untuk bisa saling memahami dan menghormati keyakinannya masing-masing.

Hal tersebut sebagaimana diungkapkan oleh Dr. Mohd Hisham Mohd Kamal dari International Islamic University of Malaysia dalam sesi 5 Mahathir Global Peace School (MGPS) ke 5 di Ruang Sidang Utama Gd. Ar. Fahrudin A lt.5 pada Rabu (30/11). Pakar Hukum ini menjelaskan Tentang bagaimana perspektif Islam dalam melihat perdamaian dan dialog antar agama. Read more

Sebelas Negara Turut Ramaikan MGPS Ke-5

Membangun framework tentang perdamaian perlu dilakukan dengan melakukan dialog bersama kalangan dari beragam latar belakang. Dengan demikian, pesan perdamaian akan semakin tersampaikan ke penjuru luas dunia. Mengangkat isu perdamaian, Mahathir Global Peace School (MGPS) ke-5 tahun ini diikuti oleh 36 peserta dari sebelas negara.

Kesebelas negara tersebut adalah Uzbekistan, Filipina, Malaysia, Yaman, United Kingdom, Bangladesh, Uganda, India, Polandia, Indonesia dan Thailand. Para peserta MGPS 5 mengaku sangat antusias dalam program kerjasama UMY dengan PGPF (Perdana Global Peace Foundation), yang berlangsung selama 10 hari tersebut. Berikut beberapa pendapat peserta saat diwawancarai pada Selasa (29/11). Read more

Media Barat Dinilai Munculkan Kebencian Antar Umat Beragama

Konflik era saat ini lebih didukung oleh propaganda media barat untuk memecah belah kerukunan antar umat beragama. Saat ini kerukunan antar umat beragama sulit diciptakan setelah banyak terjadi konflik di beberapa kawasan mayoritas maupun minoritas muslim. Seperti yang disampaikan oleh General Tan Sri Panglima Mohd Azumi Mohamed, saat menjelaskan “Religion and Peace Building,” Azumi mengatakan bahwa antar umat beragama saat ini belum bisa hidup berdampingan. Media Barat menjadi salah satu penyebab propaganda dalam memunculkan konflik antar umat beragama. Read more

Dialog Antar Agama Mampu Selesaikan Konflik Masyarakat Multikultural

Sebagai hasil dari globalisasi dan meningkatnya penggunaan teknologi dan informasi serta intensitas gerakan migrasi, secara tidak langsung menghasilkan perubahan interaksi di kalangan masyarakat. Perubahan interaksi itu pun tidak hanya antar budaya yang sama, namun juga budaya yang berbeda yang kemudian menyebabkan masyarakat multikultural. Di samping meningkatnya kekayaan dalam berbagai aspek, interaksi antar budaya ini di sisi lain juga menghasilkan tensi, ketakutan dan konflik antar masyarakat. Read more

Tema MGPS 5 Merepresentasikan Kondisi Ril Dunia Saat ini

Mahathir Global Peace School ke-5 secara resmi dibuka pada Senin (28/11) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Tema MGPS ke-5 yakni “Peace and Inter-Religious Dialogue in Worldwide Education,” dinilai merepresentasikan kondisi dunia saat ini.

Hal tersebut yang disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Prof. Bambang Cipto, M.A. dalam pembukaan MGPS 5 di Ruang Sidang Gedung AR Fakhruddin A lantai 5, Kampus Terpadu UMY. Read more

Why a Social Earthquake Might Be Unavoidable in the United States

During the recent U.S. presidential election, antagonistic verbal and written interactions between the Trump and Clinton camps resulted in a distinct, but relatively superficial fracture in American society. In an election, a certain degree of antagonism is expected and welcomed because it encourages the exchange of ideas and debate among voters. Once the campaigning and elections are over, however, it is expected that the winners and losers will mend most of these social divisions and reunite as one people. Read more

Generasi Muda Harus Jadi Agen Perdamaian

Sebagaimana diketahui bersama Mahathir Global Peace School (MGPS) merupakan salah satu program yang berfokus pada pencapaian perdamaian dunia. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam MGPS tersebut selalu menitikberatkan pada resolusi konflik melalui jalan perdamaian, bukan peperangan. Program MGPS yang sudah berjalan empat kali dan akan dilanjutkan pada MGPS kelima yang akan dilaksanakan pada 25 November hingga 5 Desember 2016 ini, juga telah memiliki banyak alumni yang tersebar di beberapa negara. Read more

Budaya Menonton Lebih Dominan di Kalangan Masyarakat

Sejak era sebelum reformasi, budaya di Indonesia tidak mengenal budaya membaca dan menulis, tapi lebih pada budaya menonton. Kemunculan budaya ini (menonton) karena masyarakat Indonesia lebih memilih media yang mudah dicerna, diamati, dan mudah diikuti. Sehingga budaya instan atau cepat memperoleh informasi menjadi banyak dipilih oleh masyarakat Indonesia.

“Budaya di Indonesia adalah budaya menonton yang menjadi budaya instan. Seperti yang terjadi saat ini sekitar 70 persen anak muda lebih menyukai menonton film, televisi, maupun mengakses via internet daripada datang ke majelis-majelis. Menonton ini lebih cepat menyerap informasi dan menganalisis apa yang ditonton,” ujar Dr. Zuly Qodir. Read more

MIHI FGD Series “The US Presidential Election and the Muslim World”

In conjunction with the upcoming of the United States Presidential Election, Master of International Relations (MIHI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) proudly organized a Forum Group Discussion (FGD) entitled “The US Presidential Election and the Future of the Muslim World Political Order,” with Prof. Tulus Warsito as a head of PhD program in Political Islam UMY.
Prof. who had the experience living in the United States in 1970, emphasizes that the US election system is totally different with Indonesia’s system. In American system have called Popular Vote and the Electoral Vote. Read more

Haedar Nashir : Sesama Muslim Hendaknya Saling Menahan Diri

Umat Islam, termasuk warga Muhammadiyah, saat ini benar-benar diuji. Dalam menghadapi kasus Ahok, bukan hanya banyak yang berbeda cara dan strategi, tetapi mungkin juga ada yang berbeda pemahaman atau pandangan. Kondisi seperti ini sering terjadi dalam kehidupan umat Islam di mana pun sepanjang sejarah.

Selain itu, jika menyangkut beda paham dan pandangan, masalah yang dihadapi biasanya dapat menjadi rumit dan kian mengeras, bahkan sering sulit dipertemukan. Lebih-lebih manakala unsur politik juga masuk di dalamnya, maka nuansanya dapat semakin tajam. Read more

Jokowi Terlalu Fokus Pada Politik Dalam Negeri

Indonesia sebenarnya diharapkan memainkan peranan besar dalam isu maritim dunia dengan mempertimbangkan beberapa aspek krusial seperti wilayah geografis dan posisi geo-politik strategis Indonesia di kawasan Asia khususnya di Asia Tenggara. Bahkan Indonesia diprediksi oleh para akademisi dunia akan mengambil peranan sebagai pemimpin dalam kerjasama maritim diantara negara-negara ASEAN dan mewujudkan ASEAN Conectivity. Namun Presiden Jokowi tampak terlalu fokus dengan politik dalam negerinya atau sangat inward looking. Read more

Pemerintah China Anggap Muslim Uighur sebagai Ancaman

Berbeda dengan kehidupan muslim di Indonesia yang dapat berdampingan dengan pemerintah, muslim Uighur yang tinggal di Xinjiang, China tidaklah dapat melakukan aktivitas keagamaan dengan bebas. Hal ini dikarenakan pemerintah China menganggap muslim Uighur sebagai ancaman bagi perpecahan Republik Rakyat Tiongkok. Read more

Mass delusion of Western-style democracies

Patrik K. Meyer says the belief the majority will make brilliant choices on leaders, when even well-informed analysts struggle, is an illusion that can have dangerous consequences

In the past, I have refrained fromquestioning the soundness of the Western democratic system because I felt it was futile to challenge the deeprooted belief that it was the best mankind could aspire to. Read more

Ujian Naskah Disertasi “Promovendus Supardal”

Yogyakarta, pada hari Selasa 25 Oktober 2016 telah diselenggarankan Ujian Naskah Disertasi (Pendahuluan) mahasiswa S3 Politik Islam atas nama Supardal [20132020009] dengan judul disertasi “Transformasi Birokrasi Berbasis Information Communication Technology (Penelitian di Kabupaten Bantul dan Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)”yang bertempat di Ruang Study Hall Gedung Pascasarjana UMY Lantai 1. Read more

Fenomena Pasca Arab Spring Beri Tantangan Baru

Sebagai wujud nyata dan tanggungjawab kelembagaan, Program Studi (S3) Politik Islam-Ilmu Politik Program Pascasarjana UMY, selalu melakukan berbagai aktivitas akademik dalam rangka membangun iklim akademik yang kondusi di lingkungan UMY. Hal ini juga tidak lepas dari Akreditasi Program Studi yang telah meraih predikat terbaik (Akreditasi A) dari BAN-PT. Read more

Fenomena Dimas Kanjeng: Keritik Terhadap " Mainstrim"

Fenomena Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Probolinggo Jawa Timur, bukanlah hal yang baru apalagi di Indonesia. Fenomena seperti ini terjadi cenderung berulang dengan format yang berbeda namun memiliki tujuan yang relatif sama, mengguat kemapanan tradisi mainstrim yang selama ini menjadi rujukan umat. Hal tersebut harus dilihat dari berbagai aspek, dan berimbang yang tidak hanya terhenti pada justifikasi bahwa telah terjadi penyimpangan. Akan tetapi, jauh dari itu semua perlu dilihat juga dari sisi manfaatnya; ia telah mengembalikan sensitivitas keagamaan publik untuk kritis dan kembali ke ‘jalan yang Lurus’. Read more

Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik UMY Mengadakan Diskusi dengan tema “European Policy For Refuges Crisis”

Dinamika terorisme di Indonesia selalu mengalami regenerasi yang seakan tidak pernah habis. Pelaku jaringan terorisme saat ini pun juga masih mencari sasaran, bahkan banyak yang menargetkan pemuda atau pelajar yang masih berusia belasan tahun. Read more

Konspirasi Terorisme Sudutkan Islam

Terorisme global saat ini hampir selalu dikaitkan dengan Islam. Setelah perang dingin antara Uni Soviet dan Amerika, Islam menjadi aktor antagonis pengganti komunis Uni Soviet. Terorisme di dunia saat ini tidak lain hanya sebagai projek hegemoni barat. Read more

Islamic Shari'a Movement Reproduction of Salafism in Indonesia

Abstract: The study revealed the movements striving upon the implementation of formal Islamic Shari’a in the life of the people and of the nation in Indonesia. Read more

Achmad Nurmandi has been appointed as a Visiting Profesor

Since 1 September 2016, Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc has been appointed as a Visiting Professor by Department of Public Administration Khon Kaen University (KKU) Thailand. Read more

Bupati Yoyok : Elit Politik Harus Awali Demokrasi Tegak Lurus

Bupati Batang, Yoyok Riyo Sudibyo saat menjadi pembicara masa ta’aruf (Mataf) jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan bahwa menegakkan demokrasi yang tegak lurus, harus diawali dengan elit politik bukan rakyatnya. Sebab, menurut bupati yang akrab disapa Yoyok tersebut mengatakan, rusaknya demokrasi saat ini sangat dipengaruhi oleh etika para elit politik, seperti saat pemilu banyaknya para elit politik yang melakukan money politik. Read more

Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik UMY Mengadakan Diskusi dengan tema “European Policy For Refuges Crisis”

Ahmad Syafii Maarif School (ASM) of Political Thought and Humanity, sebagai pusat studi yang fokus pada kajian Politik dan Keislaman, memperoleh kepercayaan dan dukungan finansial untuk melaksanakan berbagai kegiatan akademik dan penelitian. Kali ini, Prof. Dr. Musa Asy’arie memberikan dukungan berupa beasiswa dan dana penelitian yang diperuntukkan bagi mahasiswa S3 Politik Islam-Ilmu Politik Pascasarjana UMY. Read more

Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik UMY Mengadakan Diskusi dengan tema “European Policy For Refuges Crisis”

Pada kesempatan kali ini, Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik mengadakan diskusi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dengan Tema  “European Policy For Refuges Crisis”. Pemaparan yang di sampaikan oleh Prof. Dr Christoph Behrens tentang kesamaan hak warga negara muslim yang ada di Jerman merupakan kebijakan pemerintah dalam menjujung nilai demokrasi.
Read more

Radikalisme dan Gerakan Islam Non Mainstream dan Kebangkitan Islam Politik di Indonesia

Isu Islam Radikal saat ini tengah marak diperbincangkan oleh publik. Terutama dengan adanya kasus pengeboman di Paris dan Penembakan di California yang dikait-kaitkan dengan ISIS (Islamic State of Iraq and Syria). Prof. Dr. Bilveer Singh dalam Seminar dan Launching buku ‘Radikalisme dan Gerakan Islam non Mainstream dan Kebangkitan Islam Politik di Indonesia’ mengungkapkan bahwa kemunculan Islam Radikal sudah lama dan tidak akan hilang bahkan sampai nanti.
Read more

Beyond Oligrachy: Policy Diffuse of Civil Service Reforms in a Decentralized Indonesia

Jatuhnya rezim Soeharto membawa atmosfer baru dalam dunia perpolitikan di Indonesia. Dalam ranah politik di Indonesia, para ahli mulai membangun kembali konstruksi demokrasi di Indonesia. Hal ini membawa para ahli di Indonesia untuk menerapkan teori Oligarki untuk menganalisa fenomena tersebut. Syamsuddin Haris, pengamat politik di LIPI misalnya, memperkenalkan istilah “Partai Politik Oligarki” pada tahun 2005.
Read more

Kepahlawanan KI Bagus Hadi Kusumo: Keikhlasan Pemimpin dan Penderitaan

Ki Bagus Hadi Kusumo memang baru saja diberikan gelar sebagai salah satu pahlawan nasional Republik Indonesia. Namun perannya dalam membuat pembukaan UUD 1945 dan juga perjuangannya menegakkan akidah Islam selama masa penjajahan patut untuk dipahami dan diteruskan oleh generasi bangsa selanjutnya. Tidak hanya didokumentasikan dalam bentuk karya tertulis, namun kisah perjuangan beliau sudah selayaknya diangkat ke dalam layar lebar.
Read more

Muhammadiyah, Civil Society dan Negara; Arah Pemikiran dan Gerakan Abad Kedua

Permasalahan yang dihadapi bangsa dan masyarakat Indonesia sangat kompleks, baik itu masalah ekonomi, politik, maupun sosial. Namun, saat ini Indonesia terlalu fokus pada masalah politik. Sementara dua masalah krusial lainnya yakni ekonomi dan sosial, masih minim perhatian bahkan cenderung terabaikan. Akibatnya, bangsa Indonesia ini masih belum mampu menjadi negara yang benar-benar maju.
Read more

Soft Launching Ahmad Syafii Maarif School of Political Thought and Humanity

Pemikiran-pemikiran Syai’i Maarif atau yang akrab dipanggil Buya Syafi’i ini dapat dijadikan sebuah ide yang sangat menarik yang tentu saja perlu dikembangkan. Buya selalu menawarkan pemikiran Islam moderat progessif yang inklusif bagi kemanusian. Oleh karena itu, tak heran jika Buya dipandang sebagai salah satu Guru Bangsa Indonesia. Oleh sebab itu Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendirikan “Ahmad Syafii Maarif Of Political Thought And Humanity”, yang bertujuan agar pemikiran-pemikiran Buya ini nantinya dapat diwariskan kepada pemuda dan pemudi Indonesia.
Read more