Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik dan Ahmad Syafii Maarif (ASM) School of Political Thought and Humanity bekerjasama dengan Magister Ilmu Pemerintahan serta Magister Ilmu Hubungan Internasional mengadakan Kuliah Umum bertajuk “Islam & Pancasila Sebagai Inspirasi Maju Indonesia Kita” pada Kamis, (15/3) bertempat di Gedung K.H. Ibrahim E.7 B Lantai 5, Kampus Terpadu UMY. Hadir sebagai narasumber yaitu Yudi Latif, M.A., Ph.D (Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia) dan dimoderatori oleh Dr. Zuly Qodir, M.Si. Acara ini dibuka langsung oleh Dr. Ir. Gunawan Budiyanto, M.P (Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).

Yudi Latif menjelaskan bahwa Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. Pancasila yang digali dari bangsanya sendiri tidak berkehendak dan mengambil alih islam. Indonesia sebagai negara yang majemuk tidak menjadikan islam sebagai dasar negara, tetapi Pancasila-lah yang menjadi dasar negara. Ini artinya antara Islam dan Pancasila tidak ada pertentangan. Debat mengenai bentuk negara sudah final dan Pancasila merupakan dasar negara yang tidak bisa diganggu gugat atas dasar apapun.

Kuliah umum yang bersifat terbuka ini diikuti 150 peserta dari mahasiswa jenjang S1, S2 dan S3 dilingkungan dan luar UMY. Pada akhir sesi, diadakan sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan narasumber, yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.