Millenial Amerika Kini Sinis Terhadap Demokrasi

September 20, 2019 oleh : superadmin-pa

Ada 1,5 juta keluarga di Amerika Serikat yang hidup dengan 3 dollar sehari. Artinya angka kemisikan di Amerika saat ini cukup besar. Ini merupakan salah satu faktor yang akan mengakibatkan ambruknya kredibilitas demokrasi di Amerika. Demikian disampaikan Prof. Dr. Bambang Cipto, MA dalam Diskusi Buku Ambruknya Kredibilitas Demokrasi, Jum’at, 20 September 2019, di Sekretariat Yayasan Abdurrahman Baswedan.

Sinyal lain krisis demokrasi di Amerika yakni terjadinya sinisme dikalangan millenial terhadap demokrasi. “Salah satu sebab sinisme millenial terhadap demokrasi yakni gaji buruh yang stagnan selama 40 tahun belakangan ini,” ujar Bambang Cipto.

Kalangan millenial Amerika juga kini cenderung memuji sosialisme seperti pemimpin China yang mampu mengangkat lebih dari 700 juta warga China dari kemiskinan. “Kekaguman millenial pada kepemimpinan otoriter muncul di Amerika,” jelas Bambang Cipto.

Sampai tulisan ini diterbitkan, diskusi buku masih berjalan. Selain Prof. Bambang Cipto, pembicara lain yang hadir antara lain Ahmad Hanafi Rais, S.I.P,. M.P.P (Anggota DPR RI Fraksi PAN), Dr. Siti Mutian Setiawati, MA (Dosen HI Fisipol UGM), Dr. Muhammad Khambali, SH., MH (Dosen Universitas Proklamasi 45), dan Fikry Fachrurrizal (Ketua Bidang Media dan Komunikasi DPD IMM DIY).

Sumber: http://arbaswedan.id/millenial-amerika-kini-sinis-terhadap-demokrasi/