Dalam rangka memacu dan memantau perkembangan akademik mahasiswa beasiswa 5000 doktor untuk lulus tepat waktu , Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis) Kementerian Agama RI mengenalkan Aplikasi 5000 Doktor berbasis online.

Hal ini disampaikan oleh M. Adib Abdushomad, Ph.D (Leading Sector Program 5000 Doktor Dalam Negeri) dalam  Rapat Koordinasi Operator Perguruan Tinggi Penyelenggara Beasiswa Studi, Rabu (31/7) di Aston Imperial Hotel Bekasi. Kegiatan ini diikuti 37 operator dari universitas mitra penyelenggara beasiswa dalam negeri, salah satunya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta melalui Program Studi Doktor Politik Islam-Ilmu Politik.

Dengan adanya aplikasi ini, operator dapat melaporkan Progress Study mahasiswa meliputi sks teori , tahapan akademik yang telah dilaksanakan, seperti, pembimbingan, data pembimbing, ujian komprehensif, proposal, kelayakan, tertutup dan terbuka. Sementara itu, mahasiswa akan diberikan akun untuk masuk dalam aplikasi tersebut. Mahasiswa dapat melaporkan mata kuliah dan sks yang telah dilaksanakan serta memasukan nilai dan IPK per semester masa studinya.  (dep)