Rashda Diana, Rendi Prayuda dan Takdir Ali Mukti merupakan doktor baru dari program studi doktor politik islam-ilmu politik. Ketiganya resmi lulus dan terima gelar pada Yudisium Periode I Tahun Akademik 2019/2020 yang diselenggarakan Program Pascasarjana, Senin (9/9) di Ruang Seminar Pascasarjana Lt. 4, Gedung Kasman Singodimedjo Kampus Terpadu UMY.  Yudisium ini diikuti oleh 63 calon wisudawan Pascasarjana yang akan diwisuda pada Rabu (11/9) di Sportorium UMY.

Takdir Ali Mukti menjadi lulusan terbaik dari tingkat prodi dengan meraih IPK 3,86 .Disertasinya yang berjudul Sengketa Politik-Paradiplomasi Antara Pemerintahan Aceh dan Pemerintah Republik Indonesia Dalam Pembentukan Lembaga Wali Nanggroe” menjadi disertasi terbaik dan berhasil dipublikasikan pada  European Journal of East Asian Studies, Vol. 18 No. 01, July 2019 (terindeks Scopus)  dengan judul Paradiplomacy Management and Local Political Movement in Aceh, Indonesia, and Catalonia, Spain. Sementara itu, Rashda Diana dan Rendi Prayuda juga berhasil mempublikasikan penelitian disertasinya pada jurnal internasional bereputasi  (terindeks Scopus). Artikel Rashda Diana berjudul “Mawardi’s Thought of State and its Relevan in Modern Times ” dipublikasikan pada Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), Volume 7 No 7, 2019. Sedangkan Artikel Rendy Prayuda yang berjudul “The Failure of Association of Southeast Asia National in Dealing with Crime of Narcotics Smuggling” berhasil dipublikasikan pada Humanities & Social Science Reviews.

Yudisium dipimpin dan dibuka langsung oleh Direktur Program Pascasarjana UMY, Sri Atmaja P. Rosyidi, M.Sc. Eng, Ph.D., P.Eng, dan dihadiri oleh Semua Kaprodi di lingkungan Pascasarjana UMY. Selain itu, diadakan pula kuliah akhir studi dengan mendatangkan narasumber, H. Budi Setiawan, S.T., M.T., yang membawakan materi tentang “Wawasan Kebencanaan dan Peran Muhammadiyah (Nasional dan Global) ”.