Kolom Mahasiswa

Islam, Demokrasi, dan Pembangunan

2 Oktober 2020, oleh: superadmin

Oleh Muhammad Alkaf, Mahasiswa Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik UMY Tugas kaum ulama adalah menciptakan masyarakat yang islami. Tugas kaum teknokrat melakukan modernisasi Aceh (Otto Syamsuddin Ishaq , 2006: 28) Akhir Desember 2009, di pertengahan musim dingin yang menusuk di kota Leeds, Inggris, saya mendapatkan pesan dalam inbox akun facebook saya. Dikirim oleh nama yang tidak begitu

PUSA dalam Narasi Besar

16 September 2020, oleh: superadmin

Sumber: https://bagbudig.com/pusa-dalam-narasi-besar/ Oleh M. Alkaf, Mahasiswa Politik Islam -Ilmu Politik UMY Buku yang ditulis oleh Hasanuddin Yusuf Adan, tentang peranan Persatuan Ulama Seluruh Aceh (PUSA) dalam perjalanan negara bangsa Indonesia, sepertinya mendapat sambutan luas dari khalayak. Terlebih, buku itu ditulis di tengah pergeseran narasi Aceh pasca MoU Helsinki. Helsinki adalah periode penting di mana elite tradisional

Keislaman, Kebangsaan dan Kebudayaan: Biografi Ali Hasjmy

31 Mei 2020, oleh: wahono

Dilansir dari historead.co.id 30 Mei 2020  Sumber : Keislaman, Kebangsaan, dan Kebudayaan Keislaman, Kebangsaan dan Kebudayaan: Biografi Ali Hasjmy[1] Muhammad Alkaf[2] Tulisan ini sudah pernah diterbitkan dalam buku Mengenal Tokoh dan Dakwah Aceh: Pemikiran dan Gerakan Dakwah Kampus. Banda Aceh: Dakwah Ar Raniry Press dan Bandar Publishing, 2013) Ibu saya meninggal waktu saya berumur sekitar

Pandemi Covid-19 dan Isu Kesehatan Global

19 April 2020, oleh: wahono

Penulis: Yeyen Subandi, Mahasiswa Program Doktor Politik Islam-Ilmu Politik UMY Isu kesehatan global bukan merupakan hal yang baru, semenjak di deklarasikannya Foreign Policy & Global Health (FPGH) pada tahun 2007 di Oslo, Norwegia. FPGH yang diprakarsai oleh 7 (tujuh) negara: Indonesia, Thailand, Norwegia, Prancis, Brazil, Aprika Selatan, dan Sinegal melalui menteri luar negeri dengan tujuan

Politisi Pat Gulipat

6 April 2020, oleh: wahono

Oleh: Bung Alkaf Dilansir dari Bagbudig.com – Ketika ada politisi, yang mengatakan bahwa dia sedang tidak berpolitik, maka tugas kita hanya satu: berhati-hati. Ada sinyal bahaya dari pernyataan itu, yang disebabkan si politisi telah meninggalkan habitat sebenarnya, yaitu berpolitik. Pernyataan demikian, kurang lebih sama dengan guru yang mengatakan, bahwa dia tidak mengajar, agamawan yang berseru

Memudakan Pengertian Modernisme Islam

26 Maret 2020, oleh: wahono

Bung Alkaf – Modernisme Islam adalah anak kandung peradaban Barat modern, dalam pengertian, kehadirannya memberi respons terhadap apa pemikiran yang berkembang di Barat, kemudian dicarikan padanannya dengan Islam. Bagi kaum modernis, Islam harus belajar dari kemajuan Barat, tanpa meninggalkan inti ajaran Islam itu sendiri. Modernisme Islam tidak sendiri dalam melihat Barat, sebab ada tiga varian

Jangan Kasih Ruang Bagi 'Kutu Loncat' yang Mudah Pindah Partai

27 Februari 2020, oleh: wahono

Dilansir dari https://pekanbaru.tribunnews.com PEKANBARU – Pengamat Politik yang juga Peneliti dan Pegiat Literasi Politik Universitas Riau Tito Handoko melihat Musyarawah Daerah (Musda) Golkar yang rencananya digelar Maret harus menciptakan iklim politik yang baik bagi pemenang di Riau itu. Tito melihat Musda ini merupakan momentum untuk menjawab kepercayaan publik itu. Partai Golkar diharapkan mampu menterjemahkan harapan publik dengan menjadi contoh

Nasionalisme Dari Pinggir

12 Februari 2020, oleh: wahono

“Nasionalisme dari Pinggir” adalah karya yang dapat menjadi bukti penting bagaimana pemuda Aceh menunjukan sikap nasionalismenya. Tidak hanya merekam perjuangan para tokoh modernis, namun juga menunjukan bagaimana penulisnya dengan cerdas memaknai peristiwa-peristiwa yang dialami Aceh sejak perjuangan PUSA, Orde Baru, pasca Reformasi, dan pasca MoU Helsinki. Dari sini dapat ditemukan bagaimana optimism sang penulis dalam

Iran vs AS: Kebijakan 'Tidak Ada Perang, Tidak Ada Negosiasi' Oleh Iran Dalam Jangka Pendek

20 Januari 2020, oleh: wahono

Oleh: Mohammad Sheikhi, Mahasiswa Politik Islam-Ilmu Politik UMY Sumber: https://www.tribunnews.com/tribunners/2020/01/20/iran-vs-as-kebijakan-tidak-ada-perang-tidak-ada-negosiasi-oleh-iran-dalam-jangka-pendek Dengan meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat setelah pembunuhan Jenderal Soleimani, serta respons Iran terhadap serangan ini, muncul pertanyaan mengenai di mana hasil dari ketegangan ini akan berakhir. Artikel ini akan mencoba untuk memeriksa kebijakan jangka pendek Iran berdasarkan pernyataan Ayatullah Ali Khamenei, pemimpin